Kamis, 07 Maret 2013

Detektif dari Saturnus

Memang menilai buku gak seharusnya dari covernya, tapi hal itulah yang hanya bisa kita lihat saat pertama kali.

Aku melakukannya.

Diam tapi tidak terlalu diam, santai, sepertinya baik, tak ada goresan buruk di awal aku melihatnya, kesederhanaannya yang membuat pandanganku tak lepas darinya. Ya, itu penilaianku terhadap dia. Menilainya dari sisi 'cover bukunya'.

Covernya menarik, terlihat baik tapi entah isinya.

Mungkin aku terlalu lama melihat cover buku itu, aku tidak membukanya atau bahkan beranjak memulai membacanya dari lembar ke lembar. Aku hanya melihat dan menilai covernya dari hari ke hari.

Cover buku itu sangat indah, tampaknya tak ada satu pun keburukan di sana. Tapi...

Bagaimana bisa aku menilainya tanpa membaca dan mencari tahu apa isinya?

Aku beranikan membuka buku itu dan memulai membacanya.

Setiap peristiwa aku nikmati dan aku pahami. Sulit memang. 'Isi buku' ini tidak seindah 'cover buku' yang aku lihat seminggu lalu, bahkan jauh dari penilaianku.

Aku salah menilai, semuanya yang aku nilai benar-benar berbanding terbalik.

Tapi aku sudah terlanjur tertarik dengan buku itu, tapi aku benar-benar tidak menyukainya dan ingin membakar buku itu. Aneh kan?

Berulang kali aku coba untuk tidak melihat atau membuka itu, tapi percuma karena mata dan tanganku melakukannnya.

Aku menjauh untuk pergi dan dia menghilang di telan bumi. Kalau boleh memilih, aku lebih memilih tidak pernah melihat buku itu.

Meskipun kamu tidak pernah mau menceritakan buku itu, aku sudah membacanya sendiri dan mencari tahu apa isi dan maksud dari semua 'teka-teki' itu, semuanya terbongkar perlahan dan sekarang terlihat jelas apa isinya.

Jangan-jangan aku adalah agen yang dikirim dari Saturnus untuk jadi detektif, oh tidaaak! Aku terlalu banyak menganalisa 'buku' itu! *ending yang salah* *abaikan*

Butuh detektif hubungi saya di @atikaanf :p hahaha #gagalgalau

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Big thanks for reading!

Large Yellow Polka Dot Pointer
by Atikah