Sabtu, 31 Mei 2014

Apa Otak Pintar Memilah?

Rasanya semakin bertambah usia dan seiring berjalannya waktu, otak lebih sering memilah. Iya, memilah bagian-bagian kehidupan mana yang harus di kesampingkan, dan mana yang akan selalu jadi cerita atau malah menjadi bagian yang memang harus dilupakan.

Kadang rasanya seperti orang amnesia, waktu diingatkan suatu peristiwa, lalu otak berusaha keras menggali memori itu tapi sayangnya tak muncul juga...

kemudian muncul rasa berdosa #halah

Apa memang begitu? 

Semakin tua akan semakin lupa?

Semakin tua akan semakin jelita? ( UOPO SEH GAK NYAMBUNG :( #abaikanatikahwesgakusahdibaca)

Apa memang otak begitu? 

Memgenyampingkan semua peristiwa yang dirasa tak penting? dan memilah mana yang penting?

Lalu, bagaimana jika aku melupakan bagian terpentingmu? 

atau malah sebaliknya...

semoga otak semakin pintar memilah ya.

((((((sumpah ya bukan kode, iseng nulis doang))))))

Huh. Byeee~

Kamis, 22 Mei 2014

you're always free to begin again, and you're always free to believe, when you find the place, that your heart belongs, you'll never leave :)

Courage is the key thats opens every door :)

Minggu, 18 Mei 2014

Satu senyum

Ada seorang sahabat yang membuat aku sadar akan sesuatu. 

Cerita banyak hal, berbicara yang tidak penting, bercanda sampai gila, hal itu udah jadi kebiasaan dari dulu, tapi kali ini beda, dia lebih dewasa akan perkataannya. :)

Dia bilang,

"Sebenarnya yang tau keadaanmu sebenar-benarnya hanya kamu dan Allah.  Orang lain yang memberi saran itu hanya mengatakan hal sesuai pengalamannya saja. Mereka tidak benar-benar tau bagaimana keadaanmu, mereka hanya mengatakan apa yang mereka tahu dan membuatmu yakin atas jawabanmu. Jadi lebih baik, kamu berdoa kepada Tuhanmu, niscaya jawaban itu akan ada secara tersirat dan suatu saat kamu sadar bahwa itu adalah sebuah jawaban"

Memang benar. Sebenernya kita itu udah tau apa yang harus kita lakuin, udah tau jawaban apa dari pertanyaan kita, tapi terkadang kita itu cuma butuh perkataan dari orang lain untuk meyakinkan apa pilihan kita. 

Ya mungkin itu. Hem aku selalu ingat quote keren satu ini, hehe. 

"Jika tidak ada pundak untuk bersadar, ingatlah masih ada lantai untuk selalu bersujud"

Good nite good people :)

Satu senyum lebar untuk sahabatku satu itu dan untuk kalian semua. Oh iya aku ngutip dari tweetnya orang, rada gak nyambung sama posting sih, tapi pengen aku tulis aja disini, soalnya emang "iya" banget tweetnya itu, haha. 

"Terkadang melepaskan adalah sesuatu yang melegakan" (Kentut keleeeeessss hahaha *apasih)

:)

Kamis, 15 Mei 2014

Mungkin dulu aku pernah bilang

"Saling melengkapi itu selalu menyenangkan karena disetiap perbedaan terselip sebuah keindahan"

Tapi ternyata terlalu berbeda itu tidak bisa selalu saling melengkapi. Jika terlalu berbeda tidak akan bisa menjadi indah karena ya memang beda, tidak akan pernah bisa sama, dan gak akan pernah bisa :)

karena sudah terlampau jauh berbeda 'dunia' dan 'sudut pandang' dalam berpikir.

sebenarnya perbedaan tidak akan pernah jadi masalah, dan perbedaan juga tidak akan menjadi sesuatu yang berbeda, jika kita bisa menerima :)

Ya, mungkin itu.
Large Yellow Polka Dot Pointer
by Atikah