Sabtu, 23 Agustus 2014

Dayung dan Lumba-Lumba

"Berarti kamu sama aja dong kayak dia, setali tiga uang, kamu membalas hal yang sama ke dia"

Perkataan itu selalu berputar di otakku, menurutku ini bukan membalas, aku hanya menyadarkan dia tentang hal yang dia lakukan agar dia tahu bagaimana rasanya, apa itu salah? hehe, lagian orang itu pasti tidak sadar, huh, yaiyalah.

oh, satu kata, aku bukan pendendam kok. ini cuma tulisan, kendorkan kerutan keningmu itu :)

Bayangkan jika kalian berada di sebuah perahu, kalian harus mendayung perahu itu bersama-sama, tapi ternyata kamu hanya mendayung sendirian, lelah? Pasti, karena berjuang sendirian itu terlalu melelahkan, sangat melelahkan. Angin, ombak, ah serem deh, naudzubillah :( 

Aku bukan membahas tentang kesendirian dalam sebuah harapan yang telah lenyap di tengah samudra (asik kata-kataku huahahaha, nggilani) Aku hanya membahas tentang rasa kecewa yang diberikan secara bertubi-tubi, iya, keroyokan gitu, gila aja, aku kan manusia biasa, hello please!

Kekecewaan memang bukan dibalas kekecewaan. Aku tidak pernah bilang kalo kecewa, aku hanya diam dan menunjukan melalui sikap, wanita memang begitu, mereka selalu ingin ditebak, sulit memang, maklum ya.

Akhirnya aku berpikir, "kalo dia bisa bikin aku kecewa, kenapa aku harus berusaha untuk tidak membuatnya kecewa?"

Iya, aku berkata seperti itu karena aku lelah mendayung sendirian di tengah samudra, aku bisa renang kok, jadi mendingan aku nyemplung aja, aku nyemplung terus mau ketemu sama lumba-lumba biar aku digendong terus di bawa pulang ke rumah, lumayan kan sekalian olahraga diajak lompat-lompat sama lumba-lumba, kalo enggak aku di angkat jadi putri lumba-lumba deh, tapi maunya putri lumba-lumba yang cantik, mau kayak princess Elsa. Terus kamu gak bisa ndayung deh sendirian di laut, kapok, soalnya alat yg buat ndayung di makan sama lumba-lumba. Duh. Ampun deh, aku gak fokus maksimal. Ah, abaikan. Lagi gatau mau nulis apa.

Ampuni Atikah, Ya Allah...

Cuma tulisan iseng ya Allah, efek dari baca novel ya allah, bukan novel lumba-lumba tapi ya allah...

tulisan gak serius :(

"kemarahan, kekecewaan, dan kesedihan hanya membebani hati dan pikiran. Aku berlindung pada Allah dari rasa ini.." (mama doa begitu, dan aku juga) O:)

1 komentar:

Big thanks for reading!

Large Yellow Polka Dot Pointer
by Atikah