Minggu, 27 September 2015

Pilih Siripmu atau Putri Daratan?

Semua orang pasti penasaran akan masa depan mereka, begitu juga aku sebagai putri daratan. Aku sangat penasaran apakah pangeran ikan adalah jawaban dari setiap doaku yang aku lontarkan ketika ombak terus menghempaskan tubuhnya ke pesisir pantai tanpa henti atau pangeran ikan hanyalah angin lalu yang seharusnya tidak perlu dihiraukan.

Pangeran ikan, jawab aku, kamu termasuk yang mana?

Sang Pemilik Ombak pasti memiliki kejutan untuk pangeran ikan, begitu juga dengan makhluk lainnya. Semuanya masih rahasia, pangeran ikan dan aku harus menjalani semuanya agar menemukan jawaban.

Pangeran ikan, sudah cukup lama aku menunggu di pesisir pantai ini, tidakkah kau ingin menengok ke daratan sebentar?

Bagaimana jika ada yang bisa menukar siripmu dengan paru-paru? Maukah kau menukarnya? untukku?

Jadi, sekali-kali kamu bisa bernapas di daratan, menyapaku. Kemudian kau bisa kembali ke lautan semaumu, tapi kau tidak bisa sesempurna dulu. Siripmu sudah kau tukar kan?

Tukarkan siripmu, suatu saat nanti, ketika kau sudah siap, ketika kau sudah tau caranya bertahan hidup menjadi makhluk daratan dan makhluk lautan.

atau kamu bisa memilih untuk selamanya di daratan bersamaku, tidak usah kembali ke lautan, akan lebih mudah bukan?

Hem. Pangeran ikan, jika kau bingung bagaimana cara bertahan hidup di daratan, aku rela memberikanmu beberapa kunci untuk memahami caranya. 

Tapi sebelum semua terjadi, aku ingin bertanya. Apakah kau cukup punya nyali untuk melepas badan basahmu itu, melepas siripmu, dan pada akhirnya kau juga bisa mulai menegur makhluk daratan, atau bahkan kau akan menjadi makhluk daratan sejati.

Aku yakin, meskipun entah kapan, kau pasti akan menyapa putri daratan, walaupun misalnya putri daratan itu bukan aku. Waktu itu pasti akan tetap datang.

Siapapun putri daratan nanti yang kau sapa, aku akan tetap bahagia karena kau sudah berhasil menelusuri lautan hingga akhirnya kembali ke daratan.

THE END.

baca juga: Pangeran Ikan yang Selalu Sungkan, Seperti Menunggu Senja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Big thanks for reading!

Large Yellow Polka Dot Pointer
by Atikah