Kamis, 01 Desember 2016



Aku sedang mencari hikmah dari yang sedang terjadi saat ini,
semua hal yang terjadi pasti ada maksudnya,
hanya saja untuk kali ini, 
aku masih belum menemukannya.

Sabar, syukuri dan semangat ya!

Jumat, 18 November 2016

Selamat Ulang Tahun, Sang Pemberi Pelukan

Aku suka pelukan.
Pelukan dari seorang ibu.
Pelukan penyembuh lelah paling ampuh.
Pelukan penyembuh gelisah paling ampuh.
Pelukan penyembuh luka,
tanpa harus aku katakan kenapa aku terluka.

Rasanya seperti semua beban ditarik oleh pelukan itu,
rasanya seperti beban hati berkurang dalam hitungan detik,
rasanya seperti berkomunikasi tanpa berbicara,
rasanya seperti seseorang memberikan handsaplas untuk hatimu,

Aku suka pelukan,
pelukan seorang ibu,
Aku suka pelukan,
karena ketika aku malas bercerita,
pelukan bisa memberikan ketenangan begitu saja,
Aku suka dan aku rindu.

Mama, hari ini mama ulangtahun. Rasanya aku pengen datengin mama,
peluk mama yang erat,
tapi aku harus bertanggung jawab apa yang sudah aku mulai,
aku harus menyelesaikan apa yang sudah aku mulai.
Aku harap aku bisa pulang secepatnya (aamiin).


Mama. Love is you, always you.

Selamat ulangtahun, Mam.

Cintaku, sayangku, rinduku tak pernah cukup dideskripsikan dengan tulisan bahkan pelukan, karena semuanya lebih dari itu. 


Sang Penerima Pelukan Setiamu


Atikah Nadhifah Fahmi

Kamis, 10 November 2016

Seseorang Kopi-mu


Aku bukan pecinta kopi, bisa dibilang aku hanya seorang penikmatnya.
Aku lebih memilih teh hangat dengan lemon, dibandingkan kopi yang diberi creamer.
Aku lebih memilih minum air putih sebanyak-banyaknya dibanding minum kopi untuk membuat mataku terbuka.
Mengenal kopi? mungkin semenjak masuk bangku kuliah,
disitulah aku mulai familiar dengan rasa khas secangkir kopi.

Mungkin karena aku bisa terjaga di malam hari tanpa harus ada kopi,
Mungkin juga dulu di masa "jahiliah"-ku ada seseorang kopiku,
Mungkin juga karena rasanya yang membekas di mulutku,
atau mungkin karena kopi terlalu ampuh untuk diriku.

mungkin karena itu aku tidak bisa jadi pecintanya, atau belum?

Kopi itu bukan sekedar cairan berwarna di cangkir,
Kopi juga bukan sekedar kopi yang dicintai para pecintanya,

Bagiku.

Kopi itu bisa jadi seseorang, 
seseorang yang membuat kita tidak bisa tidur di malam hari,
seseorang yang membuat kantuk kita hilang dalam sekejap,
seseorang yang menjadi kopi sekaligus vitamin penyemangat.
seseorang yang mungkin masih disimpan............. (?)

Bersihkanlah serbuk-serbuk kopi yang dahulu,
Tenangkan hati, hilangkan serbuk-serbuk kecewa yang berserakan itu,
Untuk mencari kopi enak, tidak semudah itu.

Meskipun aku bukan pecinta kopi, tapi kata abi dan masku, kopi buatanku enak.
Iya, kopi racikan bukan kemasan.
Aku membuatnya dari kopi hitam yang didiamkan sebentar,
kemudian setelah beberapa saat aku beri creamer,
kata abiku, waktu untuk mendiamkan secangkir kopi bisa menghasilkan rasa yang berbeda.

Untuk membuat kopi yang enak dan spesial saja butuh waktu khusus.
Apalagi seseorang "kopi"-mu.

Biarkan waktu itu datang dengan tepat, ketika kau siap.
Lebih nikmat kan jika meminum kopi itu dengan angin sepoi-sepoi di langit pagi?
bersama "kopi" pagimu :)

Selasa, 08 November 2016

Rindu itu Tanda Kenormalan Hatimu

"Merantaulah.. karena akan tumbuh cinta yang tak pernah hadir sebelumnya, pada kampung halamanmu, pada mereka yang kau tinggalkan."
Yaps! How I miss my hometown :")

Bagiku, gak ada kota yang benar-benar nyaman senyaman Malang. Selama aku hidup (untuk 22 tahun ini) dari kota yang pernah aku kunjungi, aku suka kota-kota itu, yaaa mungkin karena liburan, tapi kalau sama kota Malang itu aku cinta, aku rindu, dan pastinya aku nyaman.

Kota yang cukup dingin dibandingkan kota yang aku tinggali sekarang, kota yang makanan-makanannya sudah beradaptasi dengan lidahku, kota yang jalannya mudah untuk aku hafal dan aku sambung-sambungkan, kota dengan banyak tempat yang bisa aku kunjungi untuk sekedar jalan-jalan dan moto-moto, kota dimana ketika hujan turun aku senang karena aroma hujannya menenangkan, kota dimana aku bisa menikmati teh hangat kesukaanku tanpa harus kepanasan, kota dimana aku tinggal dan lahir disana. Jika disuruh mendeskripsikan bagaimana kota Malang, dengan bangganya akan aku deskripsikan sangat detail.

Kemarin abiku dateng ke Solo, seneng banget karena rasa rindu terobati, tapi ketika abi pulang rasa kangenku tambah besar, rasanya aku tambah pengen pulang.

Kadang ada yang bilang,

"kangen terus aja ini atikah..."

Apa salahnya rindu? Aku tidak pernah protes tentang rindu, karena rindu itu adalah bentuk normal dari hati seseorang, karena dengan rindu juga, kamu akan menyadari orang-orang yang sebenarnya melekat dihatimu.

Aku juga rindu segala kebiasaanku di Malang karena banyak kebiasaan yang gak bisa aku lakukan juga disini. Sesimple teh hangat saja aku tidak bisa melakukannya, karena mana bisaaaa, pulang-pulang kuliah dengan matahari terik pengennya ya es, bukan yang anget-anget. hahaha.

Aku juga rindu  kamar, apalagi kucingku. Kedua kucingku yang selalu dateng kepadaku kalo minta makan, yang gak pernah tega liat aku sendirian dikamar, yang selalu minta diperhatikan kalo aku lagi asik laptopan. Ahhh pokoknya mereka selalu ada disampingku mau aku nonton tv, main laptop, belajar, atau sekedar main hape, mereka sukanya deket-deket. Bahkan kadang kalo mereka merasa gak aku gubris seharian, mereka naik tangannya ke atas mejaku, ngelihat wajahku dengan wajah melas mereka, minta di-elus, minta disayang. How i miss them!

Aku kangen dapur, tempat dimana aku sering bereksperimen (baru-baru ini sebelum ke Solo) setelah ngelihat tutorial masak di youtube atau instagram. Huvt. Disini ada sih dapur, tapi yang gak ada itu bahannya sama waktunya.

Aku kangen mereka semua, keluargaku, sahabat-sabahatku, semuanya! dan itu pasti, merekalah yang pertama kali aku rindukan, tanpa henti. Kadang aku membayangkan wajah mereka dan kebiasaan mereka. Jatuhnya ya tetap rindu.

"karena obat rindu bagiku adalah bertemu, facetime, telpon, chating adalah penunda rindu paling mujarab sebelum bertemu. Tapi tetap aja, bertemu adalah obatnya."

See you! Ingat, jangan pernah malu untuk merindu karena merindu adalah tanda kenormalan hatimu. Good night!

Senin, 31 Oktober 2016


"Untuk menjadi sukses tidaklah mudah, selain harus membangun rasa percaya diri, istiqomah dalam berjuang itu juga penting. Jangan sombong, jangan mudah untuk puas, jangan pernah merasa sudah pintar, harus terus belajar karena ilmu itu luas dan bisa datang dari mana saja."

kamu masih setengah jalan, semangat!

Sabtu, 29 Oktober 2016

Terimakasih Pengalaman!

Aku tak lagi menunggu di pelabuhan itu,
bahkan aku juga tidak berharap pelabuhan itu masih ada,
ini bukan galau,
hanya sebuah kesadaran tentang sesuatu.

Semakin kesini aku semakin banyak belajar,
semakin kesini aku semakin banyak memahami,
semakin kesini aku jadi paham apakah itu suatu kebohongan atau kebenaran,
semakin kesini ada aja berita-berita yang seketika sampai ditelingaku, sendiri.

Pelabuhan, perahu, laut, lumba-lumba?

Biarlah dia menjadi sebuah tulisan lamaku karena dia (dulunya) adalah inspirasi.
dari yang menginspirasi menjadi sebuah pelajaran.

Terimakasih pengalaman!
"Aku adalah aku yang menikmati dan menghargai sebuah proses untuk sebuah hasil yang menggembirakan"
Selamat ber-sabtu malam, readers!

Sabtu, 01 Oktober 2016

Anak Rantau

Hampir tepat satu bulan aku merantau di kota orang, hampir tepat satu bulan aku belajar cari makan sendiri, hampir tepat satu bulan aku memikirkan hal-hal kecil yang dulu gak pernah aku pikirkan dirumah. Iya, aku yang segede ini baru kali ini bener-bener merantau, dan cobaannya anak newbie gini, banyak banget, bertubi-tubi.

Sempet nangis-nangis ketakutan karena kamar bocor malem-malem, rasanya malem itu malem paling buruk, biasanya aku tinggal ngerengek ke mama, mama dateng dan akhirnya aku ngerasa aman. Tapi malem itu aku belajar bagaimana aku mengatasi masalahku sendiri, menangani diriku yang seketika jadi gak bisa mikir kalo panik, yang otaknya berisik karena mikirnya terlalu jauh :))

Malem itu rasanya pengen langsung pulang aja, tapi mana bisa? pingin peluk aja rasanya.

Tapi akhirnya setelah otak dingin, nerima, komplain ke pak kos, pelan-pelan, dikit-dikit beres satu persatu. Kuncinya memang sabar, ikhlas, nerima, dan jangan panikan.

Selain belajar dari kamar yang bocor, aku juga belajar tidur dengan lampu dimatikan, awalnya agak susah bahkan malah gak bisa tidur, tapi dengan pesan-pesan mama yang udah insya allah aku laksanain aku sekarang jadi bisa tidur dengan lampu kamar mati (meskipun masih pake lampu tidur hehe). Mengingat gimana aku bener-bener gak bisa tidur kalo lampu dimatikan, peningkatanku disini lumayan banget loh. Gak sesimple seperti orang pikirin, hehe.

Mungkin memang bener kata mama, disinilah aku disuruh belajar dewasa yang sesungguhnya sama Allah, disuruh sama Allah supaya memikirkan apa yang seharusnya dipikirkan anak seumurku. Aku dulu gak pernah mikir mau makan apa hari ini, aku dulu juga gak pernah mikir seberapa banyak baju yang harus aku laundry, aku dulu juga gak pernah mikir gimana kamar mandi harus selalu bersih, aku juga bahkan gak mikir apakah barang ini worth it untuk dibeli atau enggak, banyak hal yang dulunya gak aku pikirkan sedetik pun, sekarang jadi pemikiranku sehari-hari.

Banyak hal yang berubah disini, banyak kebiasaan baru yang aku buat disini, dan banyak pelajaran  yang aku pelajari pelan-pelan.

Oh jadi gini rasanya ngekos, aku jadi tahu kenapa adikku selalu ingin pulang setiap minggu.
Oh jadi gini rasanya ngekos, aku jadi tahu kenapa tanggal merah selain hari minggu itu berarti.
Oh jadi gini rasanya ngekos, aku jadi tahu gimana susahnya cari makan yang cocok,
Oh jadi gini rasanya ngekos, aku jadi tahu betapa harus sabarnya jadi anak kos.

Pingin pulang, pingin ke malang, pingin disana. Semuanya yang ada di malang, semuanya yang sama-sama lagi merantau. Aku kangen!


Salam Kangen


Dari Anak Rantau Solo



Sabtu, 27 Agustus 2016

Surat Balasan


"Jangan pernah marah sama jarak, karena dia bakal bikin kita jarang bertemu. Jangan pernah cemburu sama kesibukan, karena dia bakal bikin intensitas komunikasi kita berkurang. Pasti. Kita udah sama-sama dewasa buat mengartikan bahwa persahabatan terlalu sempit kalo hanya diukur dari intensitas komunikasi dan jarak :)" - Nabila


Sayangku udah gak bisa dideskripsikan. Bil, Mut, Nyit. Kita LDR dulu yaa satu tahun ini. Semangat! 

Kamis, 11 Agustus 2016

Masak-Masak

Hello there!

Akhirnya diriku dapet panggilan dari alam masak-masak, secara tiba-tiba aku pengen belajar masak ini itu, hihi. Itulah kenapa aku selalu nolak kalo diajarin karena aku cuma butuh waktu kepengenku sendiri, hahaha padahal alasan doang. Maka dari itu, aku bikin label baru.

"Masak-Masak"

hihihi, welcome to permenkaret :)

edited:

Kayaknya mau aku bikin blog baru khusus masak-masak, link soon :)

Sekali-kali Keluar Malang (beneran)


Dulu memang aku pernah keluar Malang, tapi makanan, tempat tidur, kamar mandi, dan segala hal udah terurus rapi, cuma kayak pindah rumah bareng temen-temen baru yang dulu bahkan aku gak kenal. Jadi ya gak berasa keluar Malang beneran.

Kalo sekarang ini barulah namanya keluar Malang (beneran) karena ngerasain dari gimana susahnya nyari kos, dilema dari kos satu dan kos lain, berat disini, berat disana, pokoknya banyak pertimbangan yang harus dipikir, dan yang pada akhirnya harus memilih.

Alhamdulillah aku bersyukur banget udah dapet sekolah profesi, tanpa mengurangi rasa syukurku wajar dong kalo ada rasa sedih karena harus jauh-jauh dari kota kelahiran. Awalnya waktu itu aku udah mau mikir, "apa aku nunggu yang di Malang aja ya? Nunggu umm buka profesi?"

Tapi entah kenapa aku malah lebih mantep buat daftar profesi yang udah buka duluan. Pertama aku daftar profesi Bandung, aku jatuh cinta sama kotanya karena kotanya mirip banget sama Malang, cuma sering hujan, rasanya tiap sore udah bau hujan aja, jalan-jalan udah basah, terus ada bunyi rintik-rintik kecil dari genteng, hehe. Jujur, aku jatuh cinta sama kota itu. 

Setiap hari aku berdoa buat keterima di ITB, tepatnya. Karena aku udah terlanjur jatuh cinta sama kotanya, tapi.....

Waktu mulai ngerjain soal ujian tes masuknya, entah kenapa hati kecilku bilang, "gak mungkin deh kamu ini, apa iya ya aku cocok masuk ITB? ini soal susah banget", beneran deh soal-soal ITB itu susah banget, sampe pengen muntah rasanya.

Diawali dengan pesawatku yang delay, terus akhirnya aku harus nambah sehari nginep dulu, alhamdulillah ada saudaraku disana jadi aku gak perlu bingung gimana-gimananya. Aku dianterin ke wisma penginapannya, aku dianterin makan, paginya aku dianterin ke bandara. Yang awalnya sedih karena gak jadi pulang, jadi cukup terobati karena diajak keliling bandung (meskipun gak keliling-keliling banget). Oh jadi gini ya rasanya homesick.

klik readmore ya temans, buat ngelanutin bacanya :)

Jumat, 05 Agustus 2016

Surat Untuk Kakak Baik


Halo kakak super baik, mbak rizka.
Aku memang gak sepinter mbak rizka yang pinter berpuitis atau nulis romantis,
Aku juga gak sepinter mbak rizka yang jenius ngerangkai kata-kata cantik,
tapi aku tulus biarpun gak begitu romantis.

Halo kakak super baik, mbak rizka.
Yang aku inget, 
waktu praktikum steril dan mbak rizka manggil namaku,
Aku kira mbak rizka gak tahu namaku, beneran.
karena aku tahu, kalo aku sama orang baru memang suka malu-malu,
jadi aku gak berharap kalo mbak rizka tahu aku,
karena aku ngomongnya juga agak irit,
tapi si kakak baik ternyata tahu namaku, hihi

Aku memang agak pemalu kalo dalam pertemanan baru, 
dan ternyata mbak rizka tau,
Akhirnya dengan berjalannya waktu aku udah mulai terbiasa,
udah mulai gila bareng, udah mulai gak irit ngomong, udah mulai cerewetnya, hohoho.
karena aku sadar ternyata mbak rizka adalah kakak tingkat sekaligus dosen yang gokil banget.
Makasih mbak rizka yang sudah mengerti tanpa harus menjelaskan bagaimana aku.

Halo kakak super baik, mbak rizka.
Kalo mbak rizka mau tau,
Mbak rizka itu kakak dosen yang baiknya terlalu super sekali,
Yang kalo dicari duplikatnya gak bakalan ada.
karena mbak rizka memang terlalu baik, baiknya terlalu-terlalu super banget!

Halo kakak super baik, mbak rizka.
Semoga selalu bahagia dengan keluarga barunya,
Semoga dedek bayinya yang masih kecil di perut selalu sehat,
Semoga dedek bayinya super baik kayak ibunya,
Semoga selalu dipertemukan dengan orang-orang yang baik juga,

dan semoga Allah selalu menakdirkan komunikasi kita selalu terjaga.

Oh iya, makasih surat lucuk-nya, terharuuu bacanya mbaaaak. hihihi


Dari adik murid yang selalu mengagumi



Atikah Nadhifah Fahmi

Kamis, 21 Juli 2016



“Bagian terbaik dari jatuh cinta adalah perasaan itu sendiri, Kamu pernah merasakan rasa sukanya, sesuatu yang sulit dilukiskan kuas sang pelukis, sulit disulam menjadi puisi oleh pujangga, tidak bisa dijelaskan oleh mesin paling canggih sekalipun. Bagian terbaik dari jatuh cinta bukan tentang memiliki. Jadi, kenapa kamu sakit hati setelahnya? Kecewa? Marah? Benci? Cemburu? Jangan-jangan karena kamu tidak pernah paham betapa indahnya jatuh cinta.” 
― Tere Liye, Hujan


Jumat, 24 Juni 2016

Surat Buat Kalian

Hai kawan, apa kabar?


Ini surat rinduku untuk kalian.

Rasanya baru kemarin kita pergi ke koprasi beli singkong bumbu,
Rasanya baru kemarin nggeret kursi panjang kelas sebelah biar bisa duduk hadepan,
Rasanya baru kemarin kita sama-sama berjuang buat lulus dari sma,
Rasanya baru kemarin kita wisuda di panggil satu-satu sambil dipakein kalung.

iya, tahu kok, sebenernya gak kemarin juga sih

Dari yang seminggu ketemu enam kali,
sampe yang enam bulan ketemu sekali aja alhamdulillah,
Dari yang dari jam 7 pagi sampe jam 3 sore selalu bareng,
sampe yang buat ketemu 5 jam aja masih kurang,
Dari yang kita punya kesibukkan yang sama,
sampe kesibukkan kita beda-beda,
cerita kita beda-beda

Gak harus tiap hari ketemu untuk mengerti satu sama lain,
karena dengan adanya waktu yang berbeda,
satu sama lain pun bisa mengerti

Intinya, aku kangen kalian. Tiga jam tadi masih kurang buat menghapus kangenku.
Aak! I love you.



Dengan penuh rasa rindu


Atikah Nadhifah


Selasa, 14 Juni 2016


"Jangan sekali-kali kau sisipkan sifat iri didalam dirimu, karena hal itu akan merusak hatimu, dan kebencian itu akan muncul seiring setelahnya"

Yang Tidak Pernah Aku Semogakan

Dalam hidup ini, sebagai manusia kita bisa melakukan banyak hal, merencakan, mengerjakan, berusaha, berdoa, menerima, dan masih banyak lagi

Kita bisa merencakan banyak hal dalam hidup ini, apapun, semaumu, tapi kita tidak pernah bisa mengatur siapa yang akan datang dan siapa yang akan pergi. Terkadang kita juga tidak bisa langsung mengerti atas segala hal yang sudah terjadi. Kita butuh waktu untuk memahami, butuh waktu untuk mengerti.

Kadang waktu pun belum tentu bisa menjawab segala kebingungan kita.

Doa-doa kita, usaha, waktu, dan segala hal yang sudah dilalui dengan suka duka, rasanya akan kalah dengan emosi dan ego. Sejahat itukah ego dan emosi? bisa menghilangkan sesuatu yang berharga, sekejap mata.

Ini bukan hilang atau pergi kan? Ini libur sebentar saja kan?

Rabu, 01 Juni 2016

Aku Bahagia, Iya?

Bahagia itu diciptakan, bukan sekedar dicari,
Bahagia ketika melihat hitam putih menjadi warna-warni,
Bahagia ketika melihat kalian tersenyum bahagia,
Bahagia ketika kebahagian kalian adalah kebahagiaan-ku juga.

Aku bahagia ketika aku bisa marah, bisa menjadi menyebalkan, bisa menjadi gila segila-gila-nya,
karena ketika ketiga hal penting itu sudah aku berikan kepada kalian,
berarti kalian penting bagiku

bahkan kalian adalah salah satu alasanku untuk bahagia.

Terimakasih ya.

Senin, 23 Mei 2016

Kadang Terasa Tak Adil, tapi Tak Apa

Kadang terasa tak adil,
Jika indra penciuman tetap mengingat bagaimana aroma dari parfum-mu,
Jika indra pendengar tetap mengingat bagaimana suaramu,
Jika indra penglihatan tetap mengingat bagaimana melihat dirimu meskipun dari jauh,

Kadang terasa tak adil,
Jika jantung selalu berkerjasama dengan pelafalan kata,
Jika jantung selalu berkerjasama dengan sikap,
Jika jantung selalu berkerjasama dengan mata,

Aku tidak bisa melafalkan kata dengan baik,
Aku tidak bisa bersikap biasa saja,
Aku tidak bisa melihat ke arah matamu,
Aku tidak bisa jika didepanmu,
semua karena jantungku berdegup terlalu cepat dari biasanya,
karena kamu.
lagi-lagi kamu.

Kadang juga terasa tak adil,
Jika hanya aku yang diam terpaku,
Jika hanya aku yang tidak bisa menjadi diriku jika didepanmu,
dan Jika hanya aku yang tak dapat menyapamu.

Aku tak tahu sampai kapan,
tapi aku sudah lelah,
aku buang ketidakadilan itu di pemikiranku,
semua karena aku,
bukan karena kamu,

Iya.
Aku yang membuat ketidakadilan itu.
Jadi izinkan aku membuangnya untuk yang terakhir kali,
tanpa mengambilnya kembali.

Izinkan keadilan pulang ke tempat dimana dia harus pulang bersama keikhlasan.

Can I ask you something?
Anything.
Why is it every time we say good night, it feels like good-bye?

- Lang Leav (Lullabies)

Rabu, 04 Mei 2016


Bolehkah aku pinjam pikiranmu sehari saja? 

Aku hanya penasaran, apa saja yang kamu pikirkan seharian, boleh kan?

Sabtu, 30 April 2016

Steril, I love You (Part 2)

*wait sebelumnya, play Ipang - Sahabat Kecil atau Bluestone alley, deh*  biar lebih dapet hhahaha.

Akhirnya perjuangan kita dari tahun lalu dapet jawaban hari ini. Diawali dengan mules, kemudian tertawa bahagia, dan senyum tanpa henti malem ini. Kan?

Buat nginget semua, diawali dari senyuman pak sugik dan mata merem-nya yang khas yang selalu membuat kita tertawa tiap hari, kesabaran-nya pak sugik dari kelemotan kita, dan peka-nya pak sugik disaat kita acting pura-pura tahu jawabannya, pura-pura nunduk. Oh iya, gak lupa pekanya pak sugik waktu Niken kipas-kipas kepanasan di rumah pak Sugik, dan langsung dikasih kipas angin kesayangan pak Sugik :)

Sabarnya bu Arin yang tulus banget, selalu sabar ngerevisi skripsi kita, setia bimbing kita meskipun bu arin seharusnya gak ada kewajiban untuk bimbing kita.

Pak Gik, Bu Arin. the best dospem, EVER!

Semuanya seperti ke-flashback tiba-tiba. ehehehe.

Dinginnya ruang LAFC, sampe kita kedinginan, anti kepanasan yang endel, huruf L khas steril, semuanyaa, hahaha. Ketiduran di HPLC, bikin media lesehan di lantai, sampe delivery es gabus yang sebenernya itu gak penting. wkwkwk!


klik readmore guys!

Senin, 25 April 2016


Hari ini aku mendapat pelajaran baru, kalau dulu ada yang pernah bilang,

"Jangan pernah mengikuti air yang megalir, karena air yang mengalir selalu kebawah"

tapi sekarang aku dapt jawaban dari salah satu dosenku, Pak Radjaram bilang,

"Air mengalir memang selalu kebawah, jangan ikuti alir air itu, tapi kalian bisa mengubah aliran itu dengan teknologi, dengan ilmu yang sudah kalian punya"

:)

good quote, terimakasih bapak.

Minggu, 24 April 2016


Bagaimana aku bisa menyamakan sesuatu yang jelas tidak sama.
Mereka berada di kotak yang berbeda.
Kenapa aku masih saja mengelak bahwa keduanya adalah hal yang sama?

tapi ketika dua hal berada di kotak yang berbeda, bisakah mereka tiba-tiba tercecer pada kotak yang sama?

entah kotak mana yang lebih istimewa, entah  mereka bisa tercampur atau tidak.

aku tidak lagi peduli tentang kotak-kotak itu, sekarang dan nanti.
aku berjalan mundur untuk melihat kotak-kotak itu lebih jauh,
ternyata kotak-kotak itu adalah bagian dari perpustakaan-mu.

Bagaimana aku bisa memahami?

Tidak bagaimana-bagaimana.

Aku tidak peduli, lagi. 
dan
Tidak berniat untuk memahami.

Jumat, 22 April 2016

Hai Pangeran Tampan (2)

Hai pangeran tampan.

Sudah hampir 5 bulan aku bersamamu. Maaf, aku mulai bosan denganmu.

Sebenarnya aku bukan tipe pembosan, tapi aku bisa bosan pada beberapa hal secara tiba-tiba, seperti kepadamu. Aku suka keteraturan, tapi keteraturanku akan dirimu membuatku semakin bosan terhadapmu.

Ini bukan salahmu, ini salahku. Iya, salahku yang kurang keras terhadap diriku sendiri. Aku tidak mungkin bosan terhadap sesuatu yang aku sukai, tapi bukan berarti aku tidak menyukaimu. Aku menyukaimu dengan sepenuh hatiku, tulus.

Tapi.

Aku bosan, jenuh. Titik. Itu permasalahannya.

Oke.

Sedikit lagi, aku akan bersabar kok, pangeran. Sedikit lagi kita akan mencapai garis finish bersama kan?

Aku akan sabar menuggu dan dengan sisa waktu ini aku akan terus memahamimu.

Bantu aku untuk memahamimu ya, Skripsweet-ku :)

I Love You, Skripsweetku. 

Kamis, 21 April 2016



"Orang-orang yang merindu, namun tetap menjaga kehormatan perasaanya, takut sekali berbuat dosa, memilih senyap, terus memperbaiki diri, hingga waktu memberikan kabar baik, boleh jadi doa-doa menguntai tangga yang indah hingga ke langit. Kalaupun tidak dengan yang dirindukan, boleh jadi diganti yang lebih baik." - Tere Liye

Selasa, 29 Maret 2016

Steril, I Love You

(Sebelum baca ini, nyalain backsound-nya ya: Ipang- Sahabat Kecil)

Steril? iya steril itu bidang skripsiku. Awalnya aku masih bingung mau ambil bidang apa. Di satu sisi, aku suka sama ini, di sisi lain aku mikir gimana nanti aku ngerjainnya. Sebenernya ada 3 bidang yang aku pengen, Klinis, Solida, dan Steril!

Then.

Aku putuskan buat ngambil Steril. Kenapa? jujur ya, bukan karena aku jatuh cinta sama steril, tapi karena ada salah satu dosenku bilang "kalo skripsi steril itu gampang loh". Jadi, setelah beberapa pertimbangan aku tinggalin klinis dan solida. hohoho. Iya, alasanku milih bidang ini se-simple itu. Ehehe. 

Akhirnya aku gabung sama 5 anak yang udah minat skripsi dari jaman lama. Ada 3 tambahan orang, salahnya satunya aku. Awalnya aku mikir "waduh, kayaknya skripsi ini bakal agak serius deh". Tapi? GAK. Itu salah! hahaha.

Kita berangkatkan skripsi kita dengan tangan kosong, tanpa judul, tanpa inspirasi, tanpa ilmu (bekal ilmu mata kuliah aja haha). Aku inget banget, waktu itu kita berdelapan pergi ke surabaya, tanpa bawa apapun, ilmu aja enggak. Emmm, berangkat ke Surabaya buat nemuin dosen pembimbing, and you know sepi banget mobilnya selama perjalanan. Gak ada joke, gak ada cerita-cerita, pokoknya ya berangkat aja sambil krik krik krik...............

PLEASE KLIK READMORE, guys. 

Minggu, 27 Maret 2016

Hai, mood lagi baik ♥

Haaaaaaaai, lama gak cerita-cerita di blog. hihi.

Adanya post-nya sok puitis muluk. hem. Okaaaaay.

Akhir-akhir ini kegiatanku gitu-gitu aja, design, moto orang, video orang, edit video, ngedekor, dan ke kampus tapi cuma praktikum doang. Iya. Flat banget. Sampe-sampe rasanya gak ada yang bisa ditulis dan seru buat di tulis, ya kalo lucu-lucu-an ya gitu aja, hehe.

Aku emang udah semester terakhir (finaly! dulu aku pernah nulis gimana susahnya masuk universitas dan jurusan yang aku pengen. OH allah, ternyata takdirku emang disini), aku lagi sibuk-sibukya skrispi, tapi ya udah gak sibuk-sibuk banget sih. 

Dulunya, waktu awal-awal penelitian, rasanya pulang ke rumah itu cuma tidur aja, itu pun tidur kurang banget karena aku pulang penelitian jam 5 sore, jam 7 pagi aku udah berangkat. Pulang-pulang langsung berangkat dekor (check instagram @besideyou.surprise), pulangnya masih edit video dulu, dan kadang-kadang design. Gitu terus berhari-hari.

Rasanya pengen banget ada tambahan 8 jam dalam sehari, cuma buat tidur doang, karena waktuku kayak terengut gitu aja sama berbagai hal. Aku jadi jarang baca buku cerita atau buku novel gitu, aku jadi jarang nulis diary, aku jadi jarang main piano, yaaah pokoknya segala hobiku pada saat itu, kayak kesingkir gitu aja.

Emm. Tapi dari semua itu, aku ngerasain banyak yang berubah dari diriku. Aku orangnya emang well-organized banget, tapi ya masih agak berantakan sih, gak well-well banget. Semenjak ini, aku bener-bener gak mau namanya nunda kerjaan, karena waktu itu kayak terengut gitu aja. Selain itu, juga banyak hal yang berubah kok, kayak gimana aku ngomong sama orang, kayak gimana aku ngatasin phobia-ku yang dulu (dan gak ada satu orang pun yang tahu ini, karena bener-bener rahasia. xoxo. and i did it! aku berhasil ngatasin phobia-ku yang rahasia ini. hihi), dan masih banyak lagi.

Aku banyak belajar hal baru, dari penelitianku, kerjaanku, hobiku yang agak tersingkirkan, dan semua hal. karena hidup itu gak melulu soal cinta-cinta-an. Ehe.

Well, gak kerasa juga aku udah 22 tahun. Tua ya. hiii. Hahaha. But, setidaknya aku tidak merasa menyia-nyiakan umurku yang sudah segini (semoga aja). Semoga lancaaar semuanya, buat kalian juga. Aamiin!

Bhay! Besok aku mau cerita tentang kelompok skripsiku, hihi. Geng Steril alias Sugik Lovers.

See you there!





“Anak cewek itu harus gesit, tangguh, cekatan, rajin dan sifat yg lebih mendasar lainnya. Kalau cuma imut, lucu, menggemaskan, warna-warni, boneka barbie juga punya sifat artifisial seperti itu. Jadilah anak cewek yang mandiri, punya cita-cita, dan bisa diandalkan.” — Tere Liye



Sabtu, 26 Maret 2016




“Setidak pedulinya seseorang, dia pasti pernah merasakan penasaran dari ketidakpeduliannya itu. Walau sedetik saja”— Aku


Selasa, 22 Maret 2016



"Ada satu hal yang akan selalu asik ketika diingat dan dibicarakan, masa lalu" - Aku

dengan syarat sang pembicara sudah berada di masa kini atau masa depan.


Sabtu, 20 Februari 2016

Kamu, Aku, dan Ulangtahun

Kamu benar, pertanyaan itu terhempas bagaikan debu, aku hampir tidak mengingat seberapa banyak pertanyaanku untukmu, aku hampir tidak mengingat bagaimana dulu aku menangis untukmu.

Entahlah aku yang belum melepasmu pergi sepenuhnya atau bahkan aku udah melepaskanmu seutuhnya, tapi terkadang aku menginginkan keberadaanmu tiba-tiba di tengah kesibukanku.

Semenyebalkannya dirimu, tapi ketika sekelebat kamu ada, aku tersenyum. Seberapa dalam dahulu rasanya, entah kenapa sekarang aku tetap bisa melontarkan senyum itu kepadamu.

mungkin karena aku masih mengingat 3 tahun yang lalu.

Happy Birhtday, Atikah!
Large Yellow Polka Dot Pointer
by Atikah